Asa (potret negeri)
Pekat menggumpal mengambang di cakrawala
Menggulita kepung seringai hangat sang surya
Geliat kilat menjalar serupa akar
Seirama dentum petir robohkan raga nan getir
Berselimut kabut takut
Mengembun hingga ujung rambut
Menggigil getarkan lutut
Hingga beradu geraham di mulut
Tersungkur dalam pengap
Berharap gulita menjadi pelita
Berharap derita tak jadi cerita
Berharap sang pawang lantunkan manteranya
Hingga asa tak hanya menjadi legenda
Jogja, 2011
Agoest Purnomo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar